
Seri Raja-Raja, Buku 1. Raja muda yang meminta hati yang mendengar, dan apa yang terjadi kepada hati itu.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 45.000
Masuk untuk membuka aksesDi Gibeon, TUHAN berkata kepada Salomo dalam mimpi: mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu. Raja muda itu tidak meminta umur panjang, kekayaan, atau nyawa musuhnya. Ia meminta hati yang mendengar, supaya dapat menghakimi umat yang terlalu besar baginya.
Hati yang Mendengar menceritakan ulang 1 Raja-Raja 2 sampai 11: seorang ibu di depan raja yang meminta pedang, pekerja rodi yang menebang kayu aras di Libanon, tiang-tiang tembaga Yakhin dan Boas, awan yang memenuhi rumah TUHAN sampai para imam tidak sanggup berdiri, doa untuk orang asing yang datang dari negeri jauh, dan ratu dari Syeba yang berkata: separuhnya pun belum diberitahukan kepadaku.
Lalu emas bertumpuk, kuda datang dari Mesir, dan perempuan dari segala bangsa. Pada masa tuanya, hati Salomo condong kepada allah-allah lain, dan sebuah bukit di timur Yerusalem mulai berasap, berhadapan dengan bait yang dulu ia dirikan.
Buku pertama Seri Raja-Raja. Bisa dibaca sendiri.
Mulai dari 3 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 45.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Buku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Berilah hamba-Mu hati yang mendengar, supaya ia sanggup mengadili umat-Mu dan tahu memilah yang baik dari yang jahat. (1 Raja-Raja 3:9)
Salomo masih muda ketika ia menjadi raja, dan ia tahu semua orang di Yerusalem tahu itu.
Mereka melihatnya di pintu gerbang, duduk di kursi ayahnya, dan ia bisa membaca di wajah mereka apa yang tidak mereka katakan. Anak Batsyeba. Anak bungsu, atau hampir bungsu, dari begitu banyak anak raja. Anak yang lahir sesudah anak yang mati. Anak yang dinaikkan ke atas bagal raja dan diurapi di Gihon dengan tergesa-gesa, sementara kakaknya Adonia sedang berpesta di batu Zohelet dengan para panglima dan imam. Ia bisa membaca semua itu. Ia selalu pandai membaca wajah orang.
Bagian I: Gibeon
Hati yang MendengarBab 1 · 6 menitGratisBagian II: Bait
Awan Memenuhi RumahBab 5 · 13 menitBagian III: Syeba
Tidak Sampai SeparuhnyaBab 8 · 13 menitBagian IV: Hati yang Condong
Seribu PerempuanBab 10 · 13 menit