
Seri Samuel, Buku 3. Raja yang menari di hadapan TUHAN, raja yang jatuh dari atas sotohnya, dan nabi yang datang membawa cerita tentang seekor anak domba.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 45.000
Masuk untuk membuka aksesKabar dari Gilboa sampai ke Ziklag: Saul dan Yonatan sudah mati. Daud mengoyakkan pakaiannya dan menyanyikan nyanyian busur, lalu pergi ke Hebron, dan dari Hebron ke Yerusalem, kota di atas bukit.
Engkaulah Orang Itu menceritakan ulang 2 Samuel 1 sampai 12: Palti yang berjalan menangis di belakang istrinya, inang yang menjatuhkan anak Yonatan, tabut yang dibawa pulang dengan menari dan seorang perempuan yang memandang dari jendela, janji tentang rumah yang dibangun TUHAN bagi Daud, dan seorang cucu Saul yang timpang yang duduk di meja raja.
Lalu pada musim raja-raja pergi berperang, Daud tinggal di Yerusalem. Orang yang dua kali menolak menjamah orang yang diurapi TUHAN mengambil istri seorang prajuritnya sendiri, dan prajurit itu membawa surat kematiannya sendiri ke medan perang. Nabi Natan datang, menceritakan seekor anak domba betina, dan berkata: engkaulah orang itu.
Buku ketiga Seri Samuel. Bisa dibaca sendiri.
Mulai dari 3 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 45.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Buku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sejauh ini? (2 Samuel 7:18)
Ziklag masih berbau abu ketika laki-laki itu datang.
Sudah tiga hari sejak Daud dan orang-orangnya pulang dari mengejar orang Amalek, membawa kembali semua yang dirampas: istri-istri, anak-anak, ternak, sampai ke sandal anak yang paling kecil. Tiga hari mereka membangun lagi apa yang terbakar. Dinding-dinding rumah masih hitam di bagian atasnya. Atap-atap baru dari ranting dan lumpur masih basah. Anak-anak masih tidur berdekatan dengan ibu mereka, dan pada malam hari, kalau seekor anjing menggonggong, separuh kota terbangun.
Daud sedang duduk di depan rumahnya yang separuh jadi, membetulkan tali busur. Busur Yonatan. Ia sudah membawanya bertahun-tahun, dari istana Saul ke gua Adulam ke padang gurun Zif ke Gat ke sini, dan tali busur itu sudah tiga kali ia ganti. Tangannya masih belum pandai memanah. Yonatan dulu tertawa melihatnya. Tetapi ia tidak pernah melepaskan busur itu dari punggungnya, kecuali kalau tidur, dan kalau tidur ia meletakkannya di samping kepalanya.
Bagian I: Hebron
Nyanyian BusurBab 1 · 7 menitGratisBagian II: Yerusalem
Kota di Atas BukitBab 5 · 13 menitBagian III: Meja Raja
Seperti Anjing MatiBab 9 · 13 menit