
Cerita Anak
oleh Dalo
Penyunting: Tim Motivasi Kasih
Kutipan ayat disederhanakan untuk anak dari Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.
Seri Sahabat Kecil, Buku 34. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
3 bab · ± 6 menit membaca · 1 bab gratis
Seorang tuan hendak bepergian jauh. Ia menitipkan kantong uang kepada tiga pelayannya, masing-masing menurut kesanggupannya: lima, dua, dan satu. Ceri si tupai mengamati dari dahan pohon ara.
Dua pelayan bekerja keras dan kantong mereka bertambah. Pelayan ketiga takut salah, lalu menyembunyikan kantongnya di dalam tanah. Ketika tuan pulang, Ceri akhirnya mengerti mengapa kantong itu harus dipakai.
Cerita bergambar dari perumpamaan Yesus tentang talenta, yaitu kemampuan pemberian Tuhan. Ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Dibaca langsung di ponsel atau laptop, tersimpan di rak Koleksiku.
Rp 15.000
Beli Rp 15.000Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.
Akses baca di Webbook, tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu (bukan file unduhan).
Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu
Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.
Tanya lewat WhatsAppDitulis oleh Dalo dan disunting Tim Motivasi Kasih. Tentang penulis dan cara buku ini ditulis.
Seorang tuan hendak bepergian jauh. Ia menitipkan kantong uang kepada tiga pelayannya, masing-masing menurut kesanggupannya: lima, dua, dan satu. Ceri si tupai mengamati dari dahan pohon ara.
Dua pelayan bekerja keras dan kantong mereka bertambah. Pelayan ketiga takut salah, lalu menyembunyikan kantongnya di dalam tanah. Ketika tuan pulang, Ceri akhirnya mengerti mengapa kantong itu harus dipakai.
Cerita bergambar dari perumpamaan Yesus tentang talenta, yaitu kemampuan pemberian Tuhan. Ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Kalau ceritanya menyentuhmu, lanjutkan sampai tamat. Sekali beli, buku ini tersimpan di rak Koleksiku.
Di halaman sebuah rumah besar, tumbuh sebatang pohon ara. Di dahan pohon itu tinggal seekor tupai kecil bernama Ceri.
Ekor Ceri lebat sekali, dan ujungnya putih seperti kapas.
Dari atas dahan, Ceri bisa melihat semua yang terjadi di halaman.
Suatu pagi, tuan pemilik rumah memanggil tiga pelayannya. Ada pelayan berbaju hijau, pelayan berbaju biru, dan pelayan berbaju jingga.
“Aku akan pergi jauh, lama sekali,” kata tuan. “Aku mau menitipkan hartaku kepada kalian.”
Tuan mengambil kantong-kantong berisi uang. Cring, cring, cring!
Pelayan berbaju hijau mendapat lima kantong. Satu, dua, tiga, empat, lima!
Pelayan berbaju biru mendapat dua kantong. Satu, dua!
Pelayan berbaju jingga mendapat satu kantong. Satu!
Rp 15.000