
Cerita Anak
oleh Dalo
Penyunting: Tim Motivasi Kasih
Kutipan ayat disederhanakan untuk anak dari Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.
Seri Sahabat Kecil, Buku 48. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
3 bab · ± 5 menit membaca · 1 bab gratis
Yusuf dulu dijual kakak-kakaknya. Kini, saat mereka datang ke Mesir membeli gandum, ia membuka tangan lebar-lebar.
Di lumbung Mesir tinggal Kumbi, kumbang kecil yang suka mendorong butir gandum. Ia melihat semuanya: kakak-kakak yang sujud, air mata Yusuf, dan pelukan yang tidak terlupakan. "Akulah Yusuf, saudaramu!"
Cerita bergambar dari Kejadian 42 sampai 46 tentang memaafkan, dan tentang Tuhan yang dapat mengubah yang jahat menjadi kebaikan.
Dibaca langsung di ponsel atau laptop, tersimpan di rak Koleksiku.
Rp 15.000
Beli Rp 15.000Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.
Akses baca di Webbook, tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu (bukan file unduhan).
Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu
Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.
Tanya lewat WhatsAppDitulis oleh Dalo dan disunting Tim Motivasi Kasih. Tentang penulis dan cara buku ini ditulis.
Yusuf dulu dijual kakak-kakaknya. Kini, saat mereka datang ke Mesir membeli gandum, ia membuka tangan lebar-lebar.
Di lumbung Mesir tinggal Kumbi, kumbang kecil yang suka mendorong butir gandum. Ia melihat semuanya: kakak-kakak yang sujud, air mata Yusuf, dan pelukan yang tidak terlupakan. "Akulah Yusuf, saudaramu!"
Cerita bergambar dari Kejadian 42 sampai 46 tentang memaafkan, dan tentang Tuhan yang dapat mengubah yang jahat menjadi kebaikan.
Mulai dari 1 bab gratis.
Kalau ceritanya menyentuhmu, lanjutkan sampai tamat. Sekali beli, buku ini tersimpan di rak Koleksiku.
Di negeri Mesir, ada seorang pengurus gandum bernama Yusuf.
Selama tujuh tahun, panen di Mesir melimpah. Yusuf menyuruh orang mengumpulkan gandum ke lumbung-lumbung besar. Banyak sekali, seperti pasir di tepi laut!
Di dalam lumbung itu tinggal seekor kumbang kecil bernama Kumbi. Badannya hitam berkilau kebiruan, dan di punggungnya ada satu titik emas.
Kumbi suka mendorong butir gandum. Dorong, dorong, gelinding!
Lalu datanglah tahun-tahun kering. Hujan tidak turun. Ladang menjadi cokelat dan retak.
Yusuf membuka lumbung-lumbung itu. Sreeet! Gandum mengalir ke dalam karung.
Orang-orang dari banyak negeri datang ke Mesir untuk membeli gandum.
Jauh di tanah Kanaan, tinggal seorang ayah tua bernama Yakub. Ia punya banyak anak laki-laki.
Rp 15.000