
Cerita Anak
oleh Dalo
Penyunting: Tim Motivasi Kasih
Kutipan ayat disederhanakan untuk anak dari Alkitab Terjemahan Baru (TB) © Lembaga Alkitab Indonesia.
Seri Sahabat Kecil, Buku 41. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
3 bab · ± 6 menit membaca · 1 bab gratis
Daniel, kakek baik di negeri Babel, berdoa tiga kali sehari di jendela yang terbuka ke arah Yerusalem. Pita si kupu-kupu ungu selalu hinggap di sana.
Walaupun ada larangan raja, Daniel tetap berdoa. Ia dimasukkan ke gua singa. Raja tidak bisa tidur semalaman, sementara di dalam gua singa-singa itu menutup mulutnya.
Cerita bergambar dari Daniel 6, ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Dibaca langsung di ponsel atau laptop, tersimpan di rak Koleksiku.
Rp 15.000
Beli Rp 15.000Masuk dengan Google, lalu langsung ke pembayaran.
Akses baca di Webbook, tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu (bukan file unduhan).
Bayar dengan QRIS (semua e-wallet & m-banking) atau transfer VA bank · diproses iPaymu
Siapkan nomor HP aktif: wajib untuk QRIS dan VA.
Tanya lewat WhatsAppDitulis oleh Dalo dan disunting Tim Motivasi Kasih. Tentang penulis dan cara buku ini ditulis.
Daniel, kakek baik di negeri Babel, berdoa tiga kali sehari di jendela yang terbuka ke arah Yerusalem. Pita si kupu-kupu ungu selalu hinggap di sana.
Walaupun ada larangan raja, Daniel tetap berdoa. Ia dimasukkan ke gua singa. Raja tidak bisa tidur semalaman, sementara di dalam gua singa-singa itu menutup mulutnya.
Cerita bergambar dari Daniel 6, ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Kalau ceritanya menyentuhmu, lanjutkan sampai tamat. Sekali beli, buku ini tersimpan di rak Koleksiku.
Di negeri Babel, ada seorang kakek yang baik. Namanya Daniel.
Daniel bekerja untuk Raja Darius. Ia jujur dan rajin. Raja sangat sayang kepadanya.
“Daniel, aku mau kamu memimpin seluruh kerajaanku,” kata raja.
Di rumahnya, Daniel punya kamar di atas. Jendelanya terbuka ke arah Yerusalem, kota yang jauh di sana.
Setiap pagi, siang, dan malam, Daniel berlutut di dekat jendela itu. Ia berdoa dan bersyukur kepada Allah.
Seekor kupu-kupu ungu selalu datang dan hinggap di jendela. Namanya Pita. Sayapnya berbintik putih. Kepak, kepak!
Tetapi ada beberapa pejabat yang iri kepada Daniel. Mereka berbisik-bisik. Bisik, bisik, bisik.
Lalu mereka menghadap raja. “Ya Raja, buatlah aturan baru. Selama tiga puluh hari, semua orang hanya boleh berdoa kepada Raja. Siapa yang melanggar, ia dimasukkan ke gua singa!”
Rp 15.000