
Seri Sahabat Kecil, Buku 6. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 25.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Labu, keledai kecil berlonceng, berjalan bersama tuannya, seorang pedagang dari Samaria. Jauh di depan, seorang laki-laki terbaring kesakitan di pinggir jalan berbatu.
Imam lewat. Orang Lewi lewat. Siapa mau menolong? Tuan Labu berhenti, membalut luka orang itu, menaikkannya ke punggung Labu, dan membawanya ke penginapan.
Cerita bergambar dari perumpamaan Yesus tentang orang Samaria yang baik hati, penutup Seri Sahabat Kecil. Ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 25.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Ada sebuah jalan panjang dari kota Yerusalem ke kota Yerikho. Jalannya berbatu dan berliku-liku. Naik bukit, turun bukit.
Seorang laki-laki berjalan sendirian di jalan itu. Ia membawa tas kain dan sebuah kendi air.
Tiba-tiba datang orang-orang jahat. Mereka mengambil barang-barangnya dan memukulnya, lalu pergi.
Sekarang laki-laki itu terbaring di pinggir jalan. Badannya sakit semua. Ia tidak bisa bangun.
Jauh, jauh di belakang, ada seekor keledai kecil bernama Labu. Di lehernya ada kalung merah dengan lonceng kecil.
Kakinya berbunyi tok, tok, tok di jalan berbatu.
Tuan Labu seorang pedagang dari Samaria. Bajunya lain, cara bicaranya juga lain. Banyak orang di daerah itu tidak mau berteman dengannya.