
Seri Sahabat Kecil, Buku 15. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 25.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Di tepi sungai kecil ada batu besar, dan di dekatnya tinggal Tuti, kura-kura kecil bertempurung bunga. "Pelan-pelan tapi kuat," katanya.
Dua tukang datang. Pak Amos menggali sampai ke batu, tuk tuk tuk. Pak Rubi cepat-cepat membangun di atas pasir supaya bisa bersantai. Lalu hujan turun, byur byur byur.
Cerita bergambar dari perumpamaan Yesus tentang dua dasar rumah, dengan bunyi untuk ditirukan dan kalimat "Dengar dan lakukan!" untuk diucapkan bersama. Ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 25.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Yesus pernah bercerita tentang dua tukang dan dua rumah.
Di tepi sungai kecil ada batu besar. Di dekatnya tinggal Tuti, kura-kura kecil bertempurung hijau bercorak bunga.
Tuti berjalan pelan. “Pelan-pelan tapi kuat,” katanya.
Suatu pagi datang dua tukang. Yang satu bernama Pak Amos. Yang satu lagi bernama Pak Rubi.
“Kami mau membangun rumah!” kata mereka.
Pak Rubi melihat pasir di tepi sungai. “Wah, pasirnya rata dan lembut. Aku bangun di sini saja. Cepat selesai, lalu aku bisa bersantai!”
Ia langsung menyusun dinding. Cepat, cepat, cepat!
Pak Amos tidak terburu-buru. Ia menggali tanah dalam-dalam. Gali, gali, gali.
Akhirnya cangkulnya berbunyi tang! Ia sampai ke batu yang keras.
“Nah, di atas batu inilah aku membangun,” kata Pak Amos.