
Seri Sahabat Kecil, Buku 14. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 25.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Di Kapernaum, di tepi danau, tinggal Tobi. Kakinya lumpuh, tetapi ia punya empat sahabat yang setia. Ketika mendengar Yesus mengajar di kota, mereka berseru, "Ayo, kita bawa dia kepada Yesus!"
Rumah itu penuh sampai ke luar pintu. Mereka tidak menyerah: naik ke atap, krek krek krek, lalu menurunkan tikar Tobi dengan tali, sret sret sret, tepat di depan Yesus. Dari atap, Cemong si anak kambing melihat semuanya.
Cerita bergambar dari Markus 2 untuk dibacakan sebelum tidur, ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 25.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Di kota Kapernaum, di tepi danau, tinggal Tobi. Kaki Tobi lumpuh. Ia tidak bisa berjalan.
Setiap hari ia berbaring di atas tikarnya yang bergaris merah. Tetapi Tobi punya empat sahabat yang setia.
Di atas atap rumah-rumah Kapernaum, tinggal Cemong. Cemong anak kambing putih. Di sekeliling matanya ada bercak cokelat.
Atap rumah di sana datar, seperti lantai. Cemong suka melompat dari atap ke atap.
“Mbeek!” Dari atas atap, Cemong bisa melihat semuanya.
Suatu hari, seorang sahabat berlari datang.
“Tobi! Yesus ada di kota kita! Ia sedang mengajar di sebuah rumah.”
Yesus menyembuhkan orang sakit. Yesus menyayangi semua orang.
Keempat sahabat itu saling memandang. “Ayo, kita bawa dia kepada Yesus!”
Setiap sahabat memegang satu ujung tikar. “Satu, dua, tiga, angkat!” Hup!