
Seri Sahabat Kecil, Buku 12. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 25.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Pagi masih gelap. Maria berjalan pelan ke taman membawa pelita dan rempah, hatinya sedih sekali. Riri, burung kecil berdada kuning, ikut terbangun.
Batu besar sudah terguling dan kubur kosong. Lalu seseorang memanggil, "Maria!" Langit berubah dari biru gelap menjadi emas pagi.
Cerita bergambar Paskah pertama dari Yohanes 20, penutup Seri Sahabat Kecil. Ada bunyi yang bisa ditirukan dan kalimat "Yesus hidup!" untuk diucapkan bersama, ditutup dengan satu ayat, doa kecil, dan catatan cara membicarakan kematian dengan lembut.
Mulai dari 1 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 25.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Beberapa hari sebelumnya, Yesus wafat. Teman-teman-Nya sangat sedih.
Tubuh Yesus dimakamkan di sebuah kubur batu, di dalam sebuah taman. Pintunya ditutup dengan batu bulat yang besar sekali.
Di taman itu tinggal seekor burung kecil bernama Riri. Dadanya kuning, seperti sepotong matahari.
Setiap pagi Riri bernyanyi, “Cuit, cuit!”
Tetapi pagi ini langit masih gelap. Riri masih tidur.
Pagi-pagi buta, seorang perempuan berjalan pelan ke taman. Namanya Maria.
Ia membawa pelita kecil dan wadah berisi rempah-rempah yang harum, untuk tubuh Yesus.
Tap, tap, tap. Langkahnya pelan. Hatinya sedih sekali.
Riri terbang mengikuti Maria, dari dahan ke dahan.
Maria berbisik, “Siapa yang akan menggulingkan batu besar itu untukku?”