
Seri Buku Kasus Dimas, Buku 4. Untuk anak 8 sampai 11 tahun yang suka teka-teki dan sains.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 35.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Liburan semester, Arga menemukan kompas kuningan tua dan peta kebun bergambar tangan di laci bengkel las ayahnya. Keduanya milik almarhum Opa Sinyo, juru ukur desa yang terkenal jujur. Peta itu menggambar batas kebun kelapa Oma Ince, janda tua yang kebunnya sedang disengketakan tetangganya.
Ketika Dimas dan teman-temannya mengikuti peta, jarum kompas berputar aneh di dekat satu patok. "Kompasnya bohong!" kata Kirana. Dengan percobaan di bengkel, kompas jarum di atas daun, bayangan tongkat, Bintang Pari, dan langkah Opa Sinyo, mereka menemukan bahwa kompas itu tidak pernah berbohong.
Novel misteri dan sains tentang magnet, arah mata angin, dan bintang, tentang batas yang tidak boleh dipindahkan, dan tentang kebenaran yang tidak boleh dibengkokkan sekecil apa pun.
Mulai dari 2 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 35.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Sebuah kompas tua sudah lima bulan terkunci di dalam laci yang tidak mau dibuka, dan selama lima bulan itu, menurut Arga, kompas itu terus berbohong.
Jarumnya tidak menunjuk ke utara, tulis Arga dalam suratnya. Aku sudah memutarnya ke segala arah. Jarum itu menunjuk ke mana saja yang ia suka. Waktu aku mau melihatnya lagi, lacinya macet. Bapak bilang kita buka bulan Desember, waktu bengkel dibereskan. Jadi bawa Buku Kasus-mu.
Dimas membaca kalimat terakhir itu untuk kesekian kalinya di atas kapal motor yang setiap beberapa detik menabrak ombak Desember dan memercikkan air asin ke lengan bajunya. Surat itu sudah lecek. Di bawah tanda tangan Arga ada gambar kecil sebuah kompas dengan jarum yang dibuat bergelombang, seperti jarum yang sedang menari.