
Seri Sahabat Kecil, Buku 20. Untuk anak 4 sampai 6 tahun, dibacakan sebelum tidur.
Simpan ke koleksimu: buku ini tersimpan di rakmu dan bisa dibaca kapan saja, di semua perangkat.
Rp 25.000
Masuk untuk membuka aksesBuku tersimpan di rak Koleksiku pada akunmu dan dibaca online di Webbook. Ini akses baca, bukan file ebook, dan tidak bisa diunduh.
Pembayaran aman lewat mitra berizin Bank Indonesia: QRIS (semua e-wallet & m-banking) dan virtual account bank.
Di negeri jauh di timur, orang-orang Majus melihat sebuah bintang istimewa. Duma, anak unta kecil berkalung manik-manik biru, boleh membawa satu peti hadiah.
Mereka berjalan jauh sekali. "Apakah sudah sampai?" "Belum, Duma. Ikuti bintangnya!" Sampai akhirnya bintang itu berhenti di atas sebuah rumah di Betlehem.
Cerita bergambar dari Matius 2 untuk masa Natal dan Epifani. Ditutup dengan satu ayat, dua pertanyaan untuk ngobrol berdua, dan doa kecil.
Mulai dari 1 bab gratis.
Buka akses baca sampai tamat dengan Rp 25.000, sekali bayar, tersimpan di akunmu. Dibaca online, bukan file ebook.
Jauh di negeri sebelah timur, tinggal beberapa orang pandai. Mereka disebut orang Majus. Setiap malam mereka memandangi bintang-bintang di langit.
Mereka punya seekor anak unta bernama Duma. Punuknya masih kecil, dan di lehernya ada kalung manik-manik biru.
Pada suatu malam, sebuah bintang bersinar terang sekali.
“Bintang itu tanda seorang Raja sudah lahir,” kata mereka. “Ayo kita pergi dan menyembah Dia!”
Mereka menyiapkan hadiah yang paling baik: emas, kemenyan, dan mur. Mur adalah minyak yang harum sekali.
Duma boleh membawa satu peti kecil. Wah, Duma senang sekali!
Rombongan unta mulai berjalan. Lonceng di leher unta berbunyi kling, klong, kling, klong.
Mereka berjalan jauh sekali. Melewati padang pasir. Melewati bukit batu.